Beberapa kesalahan logika yang sering kita temui
1. Ad Hominem
Merupakan upaya untuk menyerang kebenaran suatu klaim dengan menunjuk sifat negatif orang yang mendukung klaim tersebut.
Contoh : Aku yakin argumen dia salah karena dia cuma lulusan SD.
2. The appeal to the emotion
Merupakan upaya melakukan pembenaran berdasarkan perasaan semata.
Contoh : Ormas X melakukan kerusuhan.
Bantahan : Tidak mungkin mereka ormas perusuh, mereka itu orang yang baik hati buktinya sering membantu korban bencana alam.
3. Guilt be association
Merupakan upaya melakukan generalisir.
Contoh : Penduduk negara Y mayoritas beragama X, Negara Y merupakan negara dengan tingkat kejahatan tertinggi.
Kesimpulan : Agama X mengajarkan kejahatan, semua penganutnya penjahat.
4. To Quoque
Merupakan tindakan membantah kritikan dengan kritikan lain bukan argumen.
Contoh :
'' lebih baik kamu belajar biar sukses''
'' kamu tau apa, kamu aja miskin nggak sukses''
5. Slippery Slope
Merupakan logika kalau akan terjadi sesuatu lain tanpa bukti yang jelas.
Contoh : Jangan mau berteman sama orang miskin, nanti kamu jadi ngenunjak.
6. False Cause
Merupakan penghubungan tanpa alasan yang jelas, ini yang paling lucu menurut ane.
Contoh : Negara X mayoritas penduduknya Atheis, Negara X merupakan negara termiskin di dunia.
Kesimpulan : Atheis penyebab kemiskinan.
7. Burden of Proof
Merupakan tindakan menyuruh orang lain membuktikan klaim yang dia buat.
Contoh :
" Aku lahir di Manchester "
" mana buktinya ? "
" buktikan kalau aku tidak lahir di Manchester "
8. The Fallacy Fallacy
Merupakan pembenaran yang dilakukan dari kesalahan logika orang lain
Contoh :
Dia berkata kalau minum alkohol dapat menyebabkan Panu, karena logika dia salah maka aku berkesimpulan kalau minum alkohol baik untuk kesehatan.
" logikamu salah, tidaK ada penelitian kalau minum alkohol dapat menyebabkan Panu, berarti minun alkohol menyehatkan "
Itulah yang disebut Logical Fallacy
Source : Grup Facebook Cermin Diskusi
1. Ad Hominem
Merupakan upaya untuk menyerang kebenaran suatu klaim dengan menunjuk sifat negatif orang yang mendukung klaim tersebut.
Contoh : Aku yakin argumen dia salah karena dia cuma lulusan SD.
2. The appeal to the emotion
Merupakan upaya melakukan pembenaran berdasarkan perasaan semata.
Contoh : Ormas X melakukan kerusuhan.
Bantahan : Tidak mungkin mereka ormas perusuh, mereka itu orang yang baik hati buktinya sering membantu korban bencana alam.
3. Guilt be association
Merupakan upaya melakukan generalisir.
Contoh : Penduduk negara Y mayoritas beragama X, Negara Y merupakan negara dengan tingkat kejahatan tertinggi.
Kesimpulan : Agama X mengajarkan kejahatan, semua penganutnya penjahat.
4. To Quoque
Merupakan tindakan membantah kritikan dengan kritikan lain bukan argumen.
Contoh :
'' lebih baik kamu belajar biar sukses''
'' kamu tau apa, kamu aja miskin nggak sukses''
5. Slippery Slope
Merupakan logika kalau akan terjadi sesuatu lain tanpa bukti yang jelas.
Contoh : Jangan mau berteman sama orang miskin, nanti kamu jadi ngenunjak.
6. False Cause
Merupakan penghubungan tanpa alasan yang jelas, ini yang paling lucu menurut ane.
Contoh : Negara X mayoritas penduduknya Atheis, Negara X merupakan negara termiskin di dunia.
Kesimpulan : Atheis penyebab kemiskinan.
7. Burden of Proof
Merupakan tindakan menyuruh orang lain membuktikan klaim yang dia buat.
Contoh :
" Aku lahir di Manchester "
" mana buktinya ? "
" buktikan kalau aku tidak lahir di Manchester "
8. The Fallacy Fallacy
Merupakan pembenaran yang dilakukan dari kesalahan logika orang lain
Contoh :
Dia berkata kalau minum alkohol dapat menyebabkan Panu, karena logika dia salah maka aku berkesimpulan kalau minum alkohol baik untuk kesehatan.
" logikamu salah, tidaK ada penelitian kalau minum alkohol dapat menyebabkan Panu, berarti minun alkohol menyehatkan "
Itulah yang disebut Logical Fallacy
Source : Grup Facebook Cermin Diskusi
Komentar
Posting Komentar